Om Swastyastu,

Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya Dunia Sekar 3: Tri Hita Karana siap didistribusikan. 

Mengapa Tri Hita Karana? Karena kami ingin anak-anak memahami pentingnya menjaga harmonisasi tidak hanya dengan Tuhan maupun sesama manusia namun juga dengan alam. Menjaga kelestarian alam sebagai tempat kita berpijak amatlah penting untuk menunjang kehidupan kita sebagai manusia. Betapa banyak bencana alam terjadi yang disebabkan oleh ulah manusia. Jika bencana terjadi di nusantara ini, entah banjir, longsor ataupun melihat tumpukan sampah di pantai kuta, saya selalu ingat ending  lagu ibu pertiwi “kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa”. Sungguh sedih ibu pertiwi jika alam dirusak.

Sahabat Dunia Sekar, kami tetap dengan komitmen kami, yaitu berusaha menyajikan cerita secara sederhana sehingga esensi ajaran Hindu dapat diterima dengan mudah oleh anak2. Kami ingin mengajak anak-anak Hindu memahami ajarannya dan mengetahui bagaimana harus bersikap di tengah tantangan kehidupan yang semakin besar.

Sahabat Dunia Sekar, 

Matur suksma atas segala dukungannya. Matur suksma karena banyak anak2 Hindu di pelosok nusantara yang bisa menikmati buku gratis yang berasal dari penjualan buku Dunia Sekar. “Beli 1 Sumbang 1” akan terus kami usung karena disanalah esensi dari Dunia Sekar. Kami mengajak Sahabat untuk berbagi dengan anak2 Hindu yg kesulitan memperoleh buku bacaan Hindu yang baik di pelosok-pelosok desa. Selain alokasi buku gratis dari penjualan buku Dunia Sekar 3, kami juga akan mengalokasikan dana untuk mendukung kegiatan pelestarian hutan. 

Seperti buku 1 dan 2, buku Dunia Sekar 3 juga kami dedikasikan kepada para guru Hindu Nusantara karena merekalah ujung tombak pengajaran nilai-nilai yang baik kepada anak2. Sungguh kami berharap guru-guru dapat membantu kami menyebarkan cerita kebajikan kepada anak2. 

Akhirnya, dengan segala kerendahan hati, kami mengajak Sahabat semua berbagi dengan membeli buku Dunia Sekar 3 “Tri Hita Karana” ini. Semoga kita bisa bersama-sama membawa masa depan anak Hindu yang lebih baik. Astungkara. 

Om Shanti Shanti Shanti Om.