Ni Putu Amrita, Denpasar

“Putri saya suka sekali. Ceritanya bagus, katanya. Saya sampai harus mengulang membacakan ceritanya hingga 4x. Dia bilang ingin sekali melihat sawah-sawah setelah melihat gambar di buku Dunia Sekar. Ketika saya tanya siapa tokoh kesukaannya. Dia bilang dia suka Sekar. Ditunggu cerita tentang Sekar berikutnya ya.”

Ibu Lilik, ibu dari Ni Putu Amrita,TK A, Denpasar

 

14502700_604382349745030_5614616273575042680_n

Raya, Banyuwangi

Buku Dunia Sekar inilah buku yang selama ini kami cari dan tunggu. Menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan bercerita, disampaikan sederhana sehingga lebih mudah dipahami terutama untuk anak. Tidak ada kritik saran, kami senang dan bersyukur akhirnya ada buku ini. Kami tunggu buku selanjutnya.

Oh ya, anak kami Raya (5 th) menyukai tokoh Ratu Tribuana, menurutnya Ratu Tribuana cantik, baik hati dan penyayang. Sayang pada raja, rakyat semuanya dan sayang pada Tuhan.

Ibu Pipit dan Raya, Banyuwangi

14457484_602917236558208_6242010663316525885_n

Dio, Denpasar

Halo Tante dan Oom DS, Dio suka sekali bukunya. Walaupun Tat Twam Asi sudah dipelajari di sekolah, tapi tetap seru. Dio suka Pitra karena Pitra menemukan Tuhan lewat mimpi dan Pitra tahu Tuhan ada dalam dirinya. Dio juga suka karena gambarnya bagus. Tapi kurang tebal bukunya. Buat yang lebih tebal ya.

Dio – Siswa SD kelas 5 Denpasar

14563501_602537343262864_3945999039776923676_n

Bapak Halfian, Guru agama Hindu Jakarta

14441166_602216619961603_6940937470664525753_nCerita yg sederhana dan berkarakter, disaat anak2 terlelap dengan game-nya dan melupakan sementara nilai hidup. Sekar membantu untuk memotivasi kita untuk memahami arti hidup dan Tuhan yg sebenarnya. Melalui cinta kita bisa mendapatkan Tuhan dan melalui pelayanan kepada sesama kita mendapatkan cinta dan Tuhan.

Semoga sekar dapat membangunkan cinta kasih yg tertidur dihati kita untuk menjadi anak2 yg mencintai Tuhan dan semua makhluk Tuhan.

Love God love all, serve God serve all.

Pak Duwijo, Guru Agama Hindu, Bogor

Om Swastiastu Sahabat Dunia Sekar.
Ketika kita bertanya tentang siapa yang bisa membantu kita melakukan internalisasi nilai Hindu pada anak-anak? Kami semua sepakat bahwa jawabannya adalah Guru. Sang Pahlawan tanpa tanda jasa. Kami semua bersyukur memiliki Guru-guru yang baik di masa lalu. Tim kami yang paling muda, Erica Pramesty sangat mengagumi gurunya semasa SMA. Salah 1 anggota tim yang lain, Diah Lestari adalah seorang dosen di Universitas Udayana. Kedua orang tua Ninette, penulis DS pun adalah guru.

Dan ini yang kami lakukan. Kami sepakat memberikan buku khusus untuk guru agama Hindu Nusantara (buku ini kami cetak tambahan untuk kami persembahkan kepada para guru).

Sejauh ini baru 18 Guru yang berminat dan telah kami kirimkan bukunya kepada mereka. Mereka ada di Jakarta, Bogor, Bandung, Sidoarjo hingga ke pelosok Kalimantan.

Dan Bapak Duwijo, Guru agama Hindu dari Bogor berkenan memberikan commentnya untuk kami. Terima kasih Bapak Duwijo, salam kami untuk anak-anak Hindu di Bogor. Tetap semangat mengajar mereka ya Pak.

 

 14492515_601204900062775_5080586850573117467_n